282 Siswa SD Muhammadiyah 11, Solo Peringati Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei di Tugu Kebangkitan Nasional

- Sabtu, 20 Mei 2023 | 17:30 WIB
282 Siswa SD Muhammadiyah 11, Solo Peringati Hari Kebangkitan Nasional di Tugu Lilin Bersejarah (Andjar Hari Wartono)
282 Siswa SD Muhammadiyah 11, Solo Peringati Hari Kebangkitan Nasional di Tugu Lilin Bersejarah (Andjar Hari Wartono)

VARTADIY.COM, SOLO-Sebanyak 282 siswa dari kelas 1 sampai kelas VI  SD Muhammadiyah 11, Solo
beserta  24 guru melakukan wisata sejarah  di Tugu Lilin yang juga dikenal Tugu Kebangkitan Nasional terletak di kawasan
Penumping, Laweyan, Solo , Jumat 19 Mei 2023 

Dalam rangka menyambut Hari Kebangkitan Nasional tahun 2023 ini, para murid SD  Muhammadiyah 11, Solo
melakukan senam bersama dan wisata sejarah di Tugu Lilin atau Tugu Kebangkitan Nasional

Purwadi, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 11, Surakarta kepada media mengatakan keberadaan Tugu Lilin yang terletak di kawasan Penumping, Laweyan, Solo bagi sebagian besar masyarakat Surakarta tak asing lagi.

Baca Juga: PaDi UMKM Bantu Tingkatkan Omzet Pelaku Usaha Lokal Hingga Lebih Dari 100 Persen. Ini Ulasannya

Terlebih lagi, gambar tugu Tugu Lilin tersebut juga dijadikan sebagai lambang resmi Kota Solo selain keris.

Lantas, bagaimana sejarah berdirinya bangunan cagar budaya tersebut?

Bangunan Tugu Lilin itu  telah dibangun sejak 1933 sebagai simbol peringatan 25 tahun berdirinya organisasi pergerakan Boedi Oetomo.

Saat itu, Boedi Oetomo melalui Pemufakatan Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPKI) berinisiatif untuk mendirikan tugu tersebut.
Raja Kraton Kasunanan Surakarta Paku Buwono X menyetujui dan membiayai pembangunan Tugu Lilin yang tanahnya diambilkan dari berbagai daerah Indonesia.

Baca Juga: Kualitas Akses Internet Andal TelkomGroup Sukseskan KTT ASEAN 2023 di Labuan Bajo.Ini Ulasannya

Konsep bangunan Tugu Lilin yang ditawarkan Ir.Soetedjo saat itu dianggap memenuhi cita-cita kebangsaan dan mudah dimengerti masyarakat secara umum.

Bentuk tugu yang ditawarkan menggambarkan kekuatan, sedangkan lilin mempunyai arti penerang jalan.

Meski sempat dihambat oleh penjajah Belanda, akhirnya tugu tersebut tetap berdiri hingga sekarang dengan nama resminya adalah Tugu Kebangkitan Nasional.
Untuk mengenalkan kepada para siswa SD Muhammadiyah 11 Surakarta tentang tonggak sejarah yang merupakan unggulan sebagai lambang Pemkot Surakarta.

Baca Juga: Sesuai MoA, Fisioterapi UMS Jalin Kerjasama dengan Mahidol University Thailand .Ini Ulasannya

“Dari nilai sejarahnya, dimana tugu ini dibangun oleh Paku Buwono X pada tahun 1933 yang tanahnya atau pondasinya diambilkan dari beberapa provinsi di Bumi Pertiwi ini” ujar Purwadi, Kepala sekolah SD Muhammadiyah 11 Surakarta kepada sejumlah media

Halaman:

Editor: Anjar Hari Wartono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sejak 1963, Bubur Candil Legendaris Wonosobo

Jumat, 19 Mei 2023 | 16:27 WIB
X