B20 Percepat Transformasi Digital di Indonesia, Kesejahteraan Diharapkan Meningkat

- Kamis, 24 November 2022 | 20:42 WIB
Delegasi B20 saat berbincang dengan wartawan/Miko (Miko)
Delegasi B20 saat berbincang dengan wartawan/Miko (Miko)

 

SLEMAN, VARTADIY.com - Pertemuan B20 dan Presidensi G20 baru saja usai. Melalui dua pertemuan internasional ini diharapkan mampu kwsejahteraan bagi masyarakat indonesia melalui transformasi digital.

Hal itu terungkap saat salah satu investor asal Melbourne Skyjade Capital menjalin kemitraan strategis dengan Tapp Indonesia. 

Hal ini menjadi bentuk dukungan atas pemberdayaan UMKM Indonesia pada resilient global supply chain demi mencapai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).

"Kami ingin mempercepat transformasi digital di Indonesia karena memiliki banyak potensial. Misalnya di bidang kesehatan, pendidikan dan tentu saja UMKM yang masih membutuhkan sentuhan digitalisasi. Melalui Skyjade Capital dan Tapp Indonesia kami terus mengembangkan teknologi itu," kata CEO Tapp Indonesia Jason Wang disela bincang dengan media yang dihadiri juga oleh George Iwan Marantika sebagai President Indonesia Australia Business Council (IABC), Kamis (24/11) di Hotel Marriot Yogyakarta.

Baca Juga: Lindungi Populasi Ikan Lokal, Cegah Meningkatnya Ikan Invasif

Jason menilai semua potensi itu belum digarap secara maksimal sehingga dengan teknologi yang dimiliki akan menghubungkan pembeli maupun penjual agar produk Indonesia bisa mengglobal dan dikenal lebih luas. Salah satunya adalah kopi arabika khas jateng-diy. Kopi yang tumbuh subur di lereng kaki Gunung Menoreh ini memiliki citra rasa khas dan bakal disukai oleh orang di seluruh dunia.

"Saya pecinta kopi dan baru kali ini menikmatinya. Rasanya luar biasa dan seketika niat untuk memasarkan kopi itu agar bisa dinikmati oleh China, Australia dan negara lainnya. Sebenarnya, niat awalnya cuma sederhana, " ungkap Jason Wang didampingi Marketing Tapp Indonesia Indra Ardian.

Apalagi, kata Jason Wong, pertumbuhan marketplace, media sosial sangat besar. Dia juga melihat masyarakat Indonesia terbiasa berjualan atau berdagang online.

Halaman:

Editor: Miko Sudiro

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jogja Digiable Literacy Libatkan 100 Difabel

Selasa, 31 Januari 2023 | 12:24 WIB
X